Monday, June 28, 2010

chimoy

chimoy
Monday, June 7, 2010 at 2:21pm

"curiosity didn't kill the cat. it just made it smarter" -dea(chu)

entah kenapa abis shower an tiba2 gw dapet inspirasi bikin notes (maaf ya dach, kebiasaan lo gw adaptasi, huahaha).

gw tiba-tiba inget kucing gw, chimoy. ini salah satu pembuktian klo kucing itu nyawa nya banyak.

dulu, gw, nyokab, dan ade2 suka main ke rumah tmennya nyokab yang melihara kucing ras. suatu ketika, salah satu kucing betina nya melahirkan. kita masih sering juga ngunjungin anak2nya. dari baru lahir sampe bisa melek, bisa jalan, dan bisa ngeong2. LUCU BANGET! sampe akhirnya ditawarin anak kucing.

tp ternyata, anak2 kucing itu pada mati karna sakit. tinggal chimoy satu2nya yang idup. singkat cerita, akhirnya kita melihara chimoy.

chimoy awalnya gamau makan sama sekali. cuma mau minum susu. tapi pelan2 mau juga, bahkan menjelma jd kucing rakus, haha. chimoy juga kucing super cuek. ngga pernah minta digendong. klo dipanggil melengos gitu aja. suka kabur. manja2an klo ada maunya doang (baca: minta makan). ngga 'kucing bgd' lah pokoknya.

okeh, cerita singkat ttg sifat chimoy sampe dsitu dulu.

anyway, back to topic "pembuktian klo kucing itu nyawanya banyak". chimoy pernah minum baygon sampe mulutnya berbusa. hampir mati klo ngga cepet2 dibawa ke dokter.

pernah juga ilang 2 minggu, balik2 pipinya bengkak. pas diperiksa ke dokter, katanya ada duri ikan nyangkut di gusi yang bikin infeksi dan bernanah. trus akhirnya dioperasi dan pipinya bolong.

trus pernah dagunya bolong.

pernah kupingnya robek, kayanya abis berantem sama kucing garong. pas dibawa ke dokter, dikasih obat, eh dia nya garuk2 dan makin parah. kupingnya copot. untungnya masih bisa disambung lagi, tapi kupingnya jadi cacat.

dan masih banyak cerita lainnya (yang mungkin gw udah lupa *maklum, saya manusia yang suka hilang ingatan, haha)

beberapa hal yang bisa gw ambil dari chimoy: walopun chimoy (which is kucing ras- yaah, ngerti lah stereotype nya) itu keliatannya manja lenjeh klemar klemer, tapi dia kuat. dan belajar dari 'hampir mati' nya chimoy, dia sekarang makin pinter.

dulu, chimoy selalu nyari celah buat keluar rumah. pintu ketutup rapet, dia bisa keluar lewat jendela. pintu dan jendela ditutup rapet, dia bisa ngorek2 celah sempit di jendela buat keluar. pokoknya gada cerita dia bisa 'terjebak' lama di dalem rumah.

soal makanan, chimoy juga makin pinter nyolong. denger cerita dari ade gw, dia bahkan bisa ngambil martabak yang dibungkus plastik dan diumpetin di bawah kolong kursi. kepinteran yang menyusahkan emang, tapi gw takjub sama chimoy.

curiosity didn't kill the cat at once. that's why it became smarter"

the little prince

the little prince
Tuesday, June 1, 2010 at 12:11pm

"apa yang kaulakukan dengan bintang-bintang?" tanya pangeran kecil.

"tak ada. aku memiliki semua bintang itu" jawab pengusaha sambil sibuk menghitung bintang.

"dan apa gunanya bagimu memiliki bintang-bintang itu?"

"gunanya untuk membuatku kaya"

"dan apa gunanya jadi kaya?"

"untuk membeli lebih banyak bintang, kalau ada lagi bintang yang ditemukan"

"bagaimana kau bisa memiliki bintang-bintang?"

"bintang-bintang, itu siapa yang punya?" tukas pengusaha mulai kesal.

"aku tak tahu. tak ada yang punya"

"kalau begitu mereka milikku, karena aku yang punya ide lebih dulu"

"cukup begitu saja?"

"tentu saja. kalau kau menemukan berlian yang bukan milik siapa-siapa, berlian itu menjadi milikmu. jika kau menemukan pulau yang bukan milik siapa-siapa, pulau itu milikmu. jika kau orang pertama yang punya ide, kau mematenkan idemu itu dan ide itu milikmu. dan bintang-bintang itu milikku, karena tak seorang pun sebelumnya pernah memikirkan untuk memiliki mereka"

"dan apa yang kau lakukan dengan bintang-bintang itu?"

"aku mengurusnya. aku menghitung dan menghitung ulang mereka"

"tapi kau tidak bisa memetik bintang-bintang"

"memang tidak, tetapi aku bisa menyimpannya di bank"

"apa maksudnya itu?"

"itu berarti aku menuliskan jumlah bintang-bintang yang kumiliki di atas sehelai kertas. kemudian kertas ini kusimpan dalam laci terkunci"

"orang dewasa jelas sangatlah luar biasa" gumam pangeran kecil.

###

- from le petit prince by antoine de saint-exupery

Tuesday, June 1, 2010

fiksimini part 4

dibuang sayang di-RT senang. hahaha!


tema: berdoa

"Khusyuk sekali dukun itu berdoa" | "Itu mantera, bukan doa"


"Semoga besok cerah sepanjang acara" doaku. Pawang hujan pun mengabulkannya.


"Tuhaaan, tolong bebaskan aku dr penderitaan ini" jawab Tuhan: "Klo lg susah aja br inget Aku"


tema: ciuman pertama

Ciuman pertamaku basah dan berbulu. Saat kubuka mata "Aaah, Bleki!!!"


tema: dansa

"Wohoo, aku berdansa di angkasa!" | "Awas itu..." | bruk! | "...jurang" tambahnya, lirih.


"Kamu hebat sekali berdansa, apa rahasianya?" | "Ulat bulu di sepatuku"


Nona minta dansa 4 kali. Nona kelelahan, bebek angsa memotong dan memasaknya di kuali.


tema: pulsa

"Knp sih telfon ku ngga diangkat?!" | "Sori, pulsa nya abis" balasnya lewat sms.


"Eh ada pulsa g? Mnjem HP bntar dong, pulsa gw abis ni. Mau sms, penting" | "Menghina lo ya. Gw kan ngga punya HP"


tema: makhluk luar angkasa

Temanku aneh sekali. Saat kucopot helm nya, ia mati. Ternyata ia makhluk bumi.


"Sayang, aku pny rahasia. Tp jgn kaget ya. Aku sebetulnya dr bumi" | "Jd kamu alien?!"


"Dasar org mars!" | "Dasar org venus!" PRANG! Dan berhamburlah piring2 terbang.


tema: tersinggung

Ia memutuskan diet. Tersinggung tiap kali ada yg berkata "Aduh, kamu udh besar ya skrg"


"Hamil brp bln, bu?" tanyanya ramah | "Ehm, maaf, yg hamil dia, saya suaminya" jawabnya, agak tersinggung.


"Dikasi tmp duduk kok tersinggung?" | "Yaiyalah, masa dia bilang 'silakan duduk, nek' aku kan masi 30 tahun!"


Lelah disinggung2 sbg penyebab pertengkaran, kambing hitam menjelma menjadi meja hijau.


Tersinggung diejek 'Si Kulit Bersisik', Putri Duyung sekarang membawa body lotion ke mana2.


"3n4k 4jAh! 'w bKn 4LaY t4uK!" serunya, tersinggung.


Babi menangis tersedu2, tersinggung saat ditolak mentah2 ketika masuk restoran Arab.


"Knp marah2 sih?" | "Ya tersinggung lah! Berani2nya tukang salon pegang2 kepalaku. Ngga sopan!"


Tersinggung karena majikannya lbh senang menulis blog, buku diary merobek dirinya sendiri.


tema: jangan pilih aku

"Jgn pilih aku, jgn pilih aku" gumamku dlm hati. Sayang, pak guru tetap menunjukku maju.


tema: berlibur ke rumah nenek

"Yes, nilai karangan aku dapet seratus" | "Ya jelas aja lah, bu guru kan nenekmu"


Nenekku sekolah lagi. Tiap liburan, ia ke rumahku untuk membuat karangan "Berlibur ke Rmh Cucu"


tema: ngomel

Saat sedang asyik mengomel, wanita itu tb2 terdiam. Teringat kalau omelannya sdh lbh dr 140 karakter.


Nani masuk dapur rekaman. Hobi mengomelnya tersalurkan dg baik di lagu2 rap.


tema: pintu

Tok tok tok. "Masuuuk, ngga dikunci" | "Misi, mau nagih hutang" | Braaak. Pintu dikunci.


Maling itu terkenal santun. Sebelum beraksi, ia selalu mengetuk pintu terlebih dahulu.


tema: kesurupan

Kesurupan arwah kelaparan, ia menelan arwah2 penasaran yg masih bergentayangan.


Setelah membunuh musuhnya ia kesurupan dan menembak dirinya sendiri.


tema: berenang

"Berenang yuk!" | "Di mana?" | "Di situ saja" sang musafir menunjuk ke sebuah kolam fatamorgana.


Batu kesal. Tiap kali belajar berenang, ia tdk pernah berhasil kembali ke permukaan.


Bosan berenang, seekor ikan memutuskan belajar berjalan.


Bono melompat ke kolam renang dan mati. Ia tak tahu kolam renang itu sedang dikuras.

kereta
Monday, May 24, 2010 at 8:52am

ade gw: a
nyokab: n

a: emg koper taro dmn si?
n: ya di rak atas tmp duduk lah
a: loh, bukannya di bagasi?
n: YA NGGA LAAAH!!!
a: yauda gampanglah, aku minta tolong masinisnya aja
n: MASINIS???!!!

mai oh mai, betapa idiot nya ade gw =________=;;
buku
Saturday, May 22, 2010 at 3:06pm

padahal cm jejeran huruf. jejeran huruf yg ngebentuk kata. kata yg berkumpul jd 1 kalimat. kalimat berbaris jd paragraf. 1 2 3 dst, jd satu bab. 1 2 3 dst, dijilid. kasi cover. dibaca. that's it. cm gitu doang padahal.

tp kenapa ya bs lbh dr sgitunya? heran.
bakat vs minat?
Saturday, May 15, 2010 at 9:51pm

gara2 postingan blognya dachi yg sampe 2 part, postingan blognya dea(chu), komen yg panjang, draft postingan di blog sndiri yg ngga jd di publish, topik yg lg hot2nya diomongin di kampus, hebohnya org2 pd nyari magang, ngerancang skripsi/TA, dan nyari kerjaan yg tepat, gw jd pngen ngebahas ttg ini juga.

bakat vs minat?

apa bakat itu? gimana cara nyarinya?

sm kaya si dachi, gw jg bahkan sampe googling ttg bakat2an. ada satu kuis2an (yg mirip kaya postingannya dea(chu) cm bedanya itu versi bhs inggris) yg bs tau 'your hidden talent'. dsitu katanya gw berbakat di bidang kreatif.

next.

apa bener cuma bakat aja cukup? gimana klo berbakat tp g berminat?

contoh: cerita ttg nyanya yg berbakat di bidang per-MC-an, tp ngga diterusin karna ngga minat ke situ.

contoh lain: orang yg sebel bgd sama pelajaran olahraga terutama di bidang perbolaan, punya prinsip "buat apa cape2 ngejar 1 bola doang? mnding 1 org dkasi bola masing2. damai deh dunia" (ini prinsip gw banget juga sih, hahaha). tp giliran tes olahraga, gahul aja gtu mainnya. bikin keki.

ato contoh yg sering ditemuin ini: org pinter, tp males. tp emg dasar pinter, selamet2 aja tuh nilainya.

next.

gmn dg minat? gimana cara nyarinya?

klo ini, bagi gw gampang banget nyarinya. indikatornya: saat kita ngelakuin sesuatu pake kerja keras sampe ngga makan ngga tidur ngga mandi ngga istirahat, tapi tetep ngga ngeluh dan ngga protes, di situlah kita bs nemuin minat kita. satu lg yg paling penting: nothing to lose. mau hasilnya kaya apapun udh ngga peduli lagi. klo pake istilah mb: 'main puas'.

next.

apa bener cuma minat aja cukup? gimana klo berminat tp g berbakat?

klo mnjem istilah yg super duper zuper klise "when there's a will, there's a way" sih jawabannya: "ya cukuplaaah! selama lo mau kerja keras, apa sih yg ngga bs?"

tp klo mnurut gw mah, the biggest achievement dr minat itu sbtulnya kepuasan pribadi, tp ternyata itu g cukup. org butuh 'achievement' lain dr org lain berupa pengakuan. dan org lain butuh pembuktian buat mengakui.

next.

gw bahkan ngga punya bakat dan minat. trus gimana dong?

sbtulnya tiap org PASTI punya bakat dan minat. PASTI. taruhan 500 juta dibayar utang klo ada org yg ngga punya bakat dan minat. Tuhan Maha Adil kok!

(setidaknya klo gw kalah taruhan, bs utang dulu, hahaha)

cuma masalahnya, kadang org ngga sadar bakatnya, ngga diakui bakatnya, ngga tau minatnya, dan/atau gamau nyari.

next.

ngomong2, daritadi lo ngga menjawab pertanyaan 'gimana klo berbakat tp ngga berminat?' sama 'gimana klo berminat tp ngga berbakat' deh!

buat pertanyaan pertama: org2 kaya gini emg bikin geregetan, jadinya geregetan, apa yg harus kulakukaaan? okeh, cukup karaokean nya. lanjut. mameeennn.. di saat org lain di luar sana berusaha keras buat jd kaya si org2 berbakat itu, mereka malah sibuk sm hal lain. tp karna bakat itu sbtulnya udh bawaan dan minat sbg pembawanya, klo bawaannya gamau dibawa yaaa.. yauda, kasi siapa kek yg mau mungut. gausa kaya org susah deh.

buat pertanyaan kedua: biasanya (dg berbagai pengecualian sbtulnya, tp let say gw menggeneralisasi) org yg berminat tp ngga berbakat, sorry to say, ngga gampang buat 'segitunya' dapet peghargaan dr org lain. jd yaaa.. welcome to the jungle and ganbatte, king-wannabe-sama! (maafkan ke-tak-ada-an bakat berbahasa saya)

next.

iiih, curang bgd dooong klo gtu org yg bakatnya dmana2, sedangkan gw?

sedangkan lo sibuk nyari bakat org. sbtulnya yg mau dicari itu bakat lo ato bakat org lain sih?

next.

trus kesimpulannya?

klo idealnya: gabungin aja minat sama bakat. jadi 'bawaan' nya bagus, ada yg mau 'ngebawa', bs membuktikan ke org lain dan dpt pengakuan. indah bgd itu hidupnya.

klo mau yg agak realistis sih, ikutin aja silogisme ini:

talent is job.
passion is career.

then, your job is not your career.

next.

next is yours. good luck my friends!

kupu2 vs lebah

kupu2 vs lebah
Wednesday, May 12, 2010 at 8:37am

"ma.. ma.. liat deh, ada kupu2 masuk rumah"
"itu tandanya mau ada tamu, sayang"
"ma.. ma.. liat lagi deh"
"ada apa lagi sih, sayang? kupu2? yauda biarin aja"
"lebah ma, itu tandanya apa?"
"AH! pait pait pait pait. hush hush, pergi pergi"
"oh, lebah tandanya tamu tak diharapkan ya ma?"

moral of the story: mitos terkadang menyesatkan